Latest Post

Program Sarjana Terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan

Program sarjana terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan pertama kali berdiri pada 25 maret 2010 berdasarkan izin Mendiknas No 32/D/O/2010, dan telah terakreditasi BAN PT dengan Peringkat B

BERKEMBANG BERSAMA Program Sarjana Terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan

Program sarjana terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan pertama kali berdiri pada 25 maret 2010 berdasarkan izin Mendiknas No 32/D/O/2010, dan telah terakreditasi BAN PT dengan Peringkat B. Program Studi Pengelolaan Perkebunan berfokus pada tataran pengelolaan perkebunan secara umum maupun perkebunan kelapa sawit secara khusus. Lulusan program Sarjana Terapan direncanakan dapat memahami secara holistik teknis maupun manajemen pengelolaan kebun mulai dari persiapan lahan, penyiapan bahan tanam, pembibitan, penanaman, pemeliharaan tanaman perkebunan, kegiatan panen serta pasca panen serta memahami secara umum mengenai pengolahan hasil perkebunan.

Sesuai dengan Visi Program Sarjana Terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan “Menjadi pusat penyedia SDM industry perkebunan yang mampu mengadopsi teknologi, inovatif, kompetitif dan mandiri dalam mengelola kegiatan produksi tanaman” setiap tahunnya terdapat kelompok kompetensi yang dapat dicapai sesuai dengan susunan kurikulum yang telah dikelompokkan, yakni :

Pembelajaran yang diadopsi oleh program studi pengelolaan perkebunan terdiri dari 60 % SKS praktik (Praktikum, kunjungan lapangan maupun magang), dan 40 % SKS pembelajaran teori. Kurikulum yang digunakan Program Studi telah disusun bersama dengan mitra dunia industri perkebunan sehingga learning outcome telah sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Pengembangan bidang soft skill yang mendukung hard skill akan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang dibutuhkan dalam dunia industri. Hal ini dapat dilihat dari program-program yang disusun seperti pembelajaran e-learning, dan dibukanya pilihan program Medeka Belajar Kampus Merdeka untuk dapat mendapatkan pengalaman belajar langsung dari dunia industri, selain itu program studi melalui bidang kerjasama telah memiliki program partnership (kerjasama) antara industri perkebunan kelapa sawit maupun perkebunan komoditi lainnya baik perusahaan BUMN dan Swasta untuk menjadi lokasi Magang Industri bagi mahasiswa. (Silahkan Download Panduan MBKM Program Studi)

Untuk mendukung kompetensi, lulusan Program Sarjana Terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan diwajibkan untuk mengikuti sertifikasi (uji kompetensi) dengan pilihan skema Mandor Besar Kelapa Sawit (LO Magang I), Pengelola Organisme Pengganggu Tanaman (LO Magang I), Asisten Kebun serta Asisten Kepala Kebun Kelapa Sawit yang dapat digunakan sebagai Surat keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Tujuan dari sertifikasi ini adalah menghasilkan lulusan yang profesional dan terstandar sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Alumni dari Program Sarjana Terapan Program Studi Pengelolaan Perkebunan terbuka peluang karier utama yang dapat digeluti sesuai dengan LO Program Studi, diantaranya:

  1. Memulai pada posisi Asisten Kebun/Pembibitan bidang Produksi Tanaman Perkebunan (Manajemen lini pertama)
  2. Asisten Sustainability/ Lingkungan dan area konservasi
  3. Asisten Research and Development
  4. Pendamping/ Penyuluh Perkebunan
  5. Wirausaha